Dewi Khayalan: Sebuah Karya Kahlil Gibran

Para pecinta seni dan sastra mungkin tidak asing dengan nama Kahlil Gibran.

Penyair Lebanon ini telah banyak membuat pecinta puisi jatuh hati.

Ia memiliki kekuatan pada ide-idenya dan menuangkannya dalam tutur kata yang sangat indah.

Penyair ini membawa nuansa ketimuran yang sangat kental. Meskipun ia menghabiskan waktunya di Boston, Amerika Serikat, dan belajar di Paris..

..tetapi ruh ketimurannya tidak pernah lekang.

Gaya bahasanya sangat orisinil. Belum pernah ada sebelumnya.

Ia bukan puisi, bukan cerita pendek, kata-kata mutiara, ataupun lainnya. Ia hadir begitu saja, apa adanya.

Bagi saya, tulisan Kahlil Gibran merupakan tuturan perasaan dan kata hatinya.

Kadang ia membawa nuansa sedih. Kadang bahagia, romantis, bahkan mistis.

Salah satu karyanya adalah Dewi Khayalan.

Pada Dewi Khayalan saya menemukan nuansa mistis yang sangat kental. Pembaca seolah-olah dibawa masuk ke suatu dunia di luar dunia manusia itu sendiri.

Di sana kita diajak untuk berdialog dengan alam bahwa sadar kita sendiri.

Ini berbeda dengan Sang Nabi, karya beliau yang lebih dekat kepada keindahan dan kebijaksanaan.

Dalam Sang Nabi, Kahlil Gibran menggunakan tutur kata yang mengalir seperti aliran sungai. Ia kemudian berbicara tentang cinta, tentang kehidupan, tentang persahabatan, dan lain-lainnya.

Kahlil Gibran memang penyair sejati.

Ia bisa membawa kesedihan, kebahagiaan, kebijaksanaan, bahkan kepedihan ke dalam hati pembacanya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s