Cinta Dalam Sebuah Pantun

Pantun cinta kini sangat dikenal oleh kalangan anak-anak muda. Apalagi setelah terjadinya booming internet. Seperti misalnya Pantun Cinta Romantis.

Dalam 100 bait kumpulan pantun tersebut terdapat banyak pantun cinta. Baik cinta untuk kekasih maupun bentuk cinta lainnya.

Pantunnya terbagi menjadi beberapa bagian:

Misalnya pada bagian Jatuh Cinta

Kancil mengejar kura-kura
Sayang ia luka pada kakinya
Beginikah terkena panah asmara
Yang terbayang hanya wajahnya

Memang begitulah ketika seseorang jatuh cinta.

Entah kenapa hanya wajahnya saja terbayang. Bukan disengaja, tetapi memang ia selalu membayang di depan mata.

Selain itu, konon orang yang jatuh cinta bisa secara tiba-tiba menjadi pujangga.

Kata-katanya berubah menjadi puisi. Mungkin ini disebabkan masalah perasaan.

Logika orang yang jatuh cinta kalah oleh perasaannya. Sehingga perasaan itulah yang menggerakan setiap ucapannya.

Kata-katanya berubah bak pujangga.

Tulisannya mirip dengan para penyair.

Tetapi apabila sedang tidak jatuh cinta, mungkin sangat sulit menemukan inspirasi dalam menulis puisi.

Pantun merupakan salah satu jenis puisi lama. Di dalamnya kita mengenal sampiran dan isi.

Pantun cinta sebenarnya adalah bagian dari pantun berkasih-kasihan.

Seiring dengan berjalannya waktu, jenis-jenis pantun semakin spesifik. Di dunia maya, kita bisa menemukan berbagai variasi pantun cinta.

Misalnya:

Pantun gombal, pantun sedih, pantun rindu, pantun patah hati, pantun cinta, pantun putus, pantun pengantin, dan lain sebagainya.

Itulah beberapa bentuk pantun cinta.

Entah karena kebetulan atau tidak, saya sangat menyukai pantun.

Terutama pantun-pantun klasik. Mungkin karena keindahnnya.

Pantun klasik memiliki daya seni yang tinggi. Berbeda jauh dengan pantun yang dibuat di zaman sekarang.

Bagaimana Membuat Pantun?

Membuat pantun mungkin gampang-gampang susah. Tergantung mood dan perasaan. Ada kalanya sangat mudah membuatnya.

Di lain waktu, sangat sulit menemukan ide.

Bagi masyarakat Melayu yang pandai berpantun, pantun tak ubahnya ucapan sehari-hari. Mereka mengungkapkan apapun dengan pantun. Sangat mudah.

Setiap kata terlihat di depan matanya. Mereka dapat memilih salah satu darinya dan digunakan untuk bait-bait pantun.

Saya.. saya adalah salah satu penikmat pantun. bagaimana dengan Anda?

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s